Lagu "Itte" dari duo musisi Jepang, Yorushika, adalah salah satu karya yang paling menyayat hati dan sangat populer. Lagu ini secara esensial adalah sebuah ratapan kerinduan yang mendalam, ditujukan kepada seseorang yang dicintai yang telah tiada. Judulnya, Itte, yang berarti "Katakan" atau "Ucapkan," mencerminkan permintaan tulus dari narator agar orang yang hilang itu kembali dan mengucapkan sesuatu, apa pun itu, untuk mengakhiri rasa sakitnya.
Narator dalam lagu ini digambarkan terjebak dalam rasa duka yang mendalam dan penyesalan karena tidak sempat mengatakan atau melakukan banyak hal. Lirik-liriknya menciptakan suasana di mana waktu terasa berhenti sejak kehilangan tersebut, dan narator berjuang keras untuk mempertahankan kenangan yang mulai memudar. Mereka merasa bahwa hanya orang yang dicintai itu yang bisa membawa tawa dan makna dalam hidupnya.
Komposer n-buna sering menggunakan metafora yang berkaitan dengan musim panas (natsu) dalam karyanya, dan dalam "Itte," musim panas melambangkan memori, nostalgia, dan waktu yang tak terhindarkan terus berjalan, berbeda dengan perasaan narator yang stagnan. Energi musiknya yang upbeat namun melodi vokalnya yang melankolis menciptakan kontras yang tajam, memperkuat rasa sakit karena harus terus hidup di dunia yang terasa hampa.
"Itte" adalah sebuah lagu tentang berduka dan perjuangan untuk menemukan cara untuk melepaskan atau mengatasi kehampaan yang ditinggalkan oleh kepergian seseorang yang sangat berarti.
